Senin, 21 April 2014

Mitos Kelelawar di Kabupaten Soppeng...

     Menyebut nama Kabupaten Soppeng, maka yang terbayang adalah sejumlah kalong (kelelawar) yang bergelantungan di atas pohon di sejumlah tempat di wilayah kota Soppeng khususnya di Watansoppeng. Begitu memasuki wilayah kota Soppeng, maka kita akan dihadapkan dengan bau menyengat khas kelelawar, ditambah dengan pemandangan kalong-kalong yang tengah tertidur sambil bergelantungan di dahan-dahan pohon asam seakan tidak terusik dengan ramainya manusia yang sibuk dengan aktivitas masing-masing.

      Konon, pernah kalong-kalong ini meninggalkan kota soppeng dalam waktu yang cukup lama, para penghuni kota menjadi heran dan bertanya ada apa gerangan? tidak lama kemudian, terjadi bencana besar berupa kebakaran yang menimpa kota soppeng. Begitu juga, suatu ketika kalong-kalong ini meninggalkan kota soppeng yang ternyata kemudian terjadi serbuan musuh yang menyerang kota soppeng (kerajaan soppeng waktu itu). Cerita lain, mengatakan bagi mereka yang belum dapat jodoh, ketika berkunjung di kota ini, apabila terkena kotoran kalong, dipercaya bisa menjadi tanda akan dapat jodoh dari kota soppeng.

     Hal ini dipercayai masyarakat karena banyaknya kejadian yang telah terbukti. Bisa jadi hal tersebut karena kebetulan saja, bagaimanapun, rezeki, jodoh dan maut adalah ketentuan Allah SWT. Kehadiran kelelawar yang banyak memberikan isyarat atau tanda kadang menjadi pembicaraan khusus lantaran ketepatan ramalannya. Tentu saja hal itu bergantung pada keyakinan individunya.